Kesehatan

Mengenal Penyakit Struktural Jantung Pada Manusia

Dalam dunia medis Anda mungkin kerap mendengar tentang penyakit struktural jantung. Berbeda dengan penyakit jantung seperti penyumbatan atau serangan jantung, penyakit struktural ini lebih mengacu pada gangguan struktur jantung atau kecacatan yang salah satu contohnya adalah pada katup jantung.

Umumnya penyakit struktural pada jantung ini terjadi sejak seorang bayi dilahirkan atau sudah menjadi bawaan. Namun tidak menutup kemungkinan penyakit struktural pada jantung juga terjadi karena efek dari penuaan atau penyakit mendasar pada tubuh seseorang hingga menyebabkan adanya kerusakan pada jantung.

Pengaruh Penyakit Struktural Jantung

Biasanya kasus kecacatan pada jantung adalah pada bagian katupnya. Perlu Anda pahami bahwa untuk dapat memompa darah dengan baik, empat katup jantung harus menutup dan membuka dengan sempurna. Hal ini supaya darah mengalir ke arah yang tepat. Keempat katup yang dimaksud adalah katup aorta, trikuspid, pulmonal dan mitral.

Prinsip kerja jantung ini sebenarnya dapat diibaratkan sebagai sebuah rumah. Dimana ketika seseorang akan masuk atau keluar rumah, maka pintu harus bisa terbuka dan tertutup secara sempurna. Sedangkan ketika pintu macet atau rusak, maka aktivitas keluar masuk rumah juga menjadi terganggu bukan?

Begitu juga yang terjadi jika tubuh Anda mengalami penyakit struktural jantung pada katupnya. Apabila ada salah satu katup yang mengalami kecacatan dan tidak dapat berfungsi dengan baik, maka darah akan mengalir ke arah yang salah atau tidak seperti semestinya. Ini hanyalah satu dari sekian kasus penyakit struktural jantung yang sering dialami banyak orang.

Kapan Penyakit Struktural Ini Bisa Terjadi?

Seperti dijelaskan sebelumnya, masalah penyakit struktural ini umumnya terjadi sejak janin masih dalam kandungan sang ibu. Untuk menghindari hal tersebut, saat ini sudah ada teknologi canggih yang bisa mendeteksi adanya kelainan jantung janin sejak masih di dalam perut ibu. Sudah banyak juga bayi atau anak-anak yang mulai melakukan operasi perbaikan untuk mengatasi cacat jantung tersebut, dan biasanya hal ini dilakukan pada masa awal kehidupan mereka.

Beda halnya dengan orang dewasa, masalah penyakit struktural ini terjadi karena adanya penyakit lain, seperti misalnya tekanan darah tinggi, aterosklerosis, infeksi, endokarditis bakterial dan sebagainya. Dalam beberapa kasus penyakit struktural ini juga bisa dipicu oleh serangan jantung yang pernah terjadi sebelumnya, atau bisa juga justru terjadi karena efekĀ  penuaan.

Deteksi Dini Penyakit Struktural Jantung pada Orang Dewasa

Jika Anda merupakan orangĀ  yang cukup aktif dalam tindakan preventif terhadap suatu jenis penyakit, maka penting untuk melakukan medical check up jantung setidaknya setahun sekali. Hal ini guna mengambil langkah pencegahan dan deteksi dini jika ternyata terjadi masalah dengan jantung Anda, termasuk masalah struktural ini.

Saat ini ada banyak faskes yang menyediakan layanan pemeriksaan jantung, salah satunya adalah Heartology Cardiovascular Center. Heartology sendiri merupakan fasilitas kesehatan khusus untuk jantung yang ditangani oleh tim dokter spesialis, perawat dan paramedis yang kompeten. Biaya untuk pemeriksaan jantung juga cukup terjangkau, yaitu Rp 500.000 saja.

Tak ada salahnya melakukan deteksi dini demi menghindari masalah penyakit struktural jantung yang dapat membahayakan nyawa Anda di kemudian hari.

Baca juga : Mengapa Lebih Banyak Yang Tertarik Berobat Ke Luar Negeri

What is your reaction?

Excited
0
Happy
0
In Love
0
Not Sure
0
Silly
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:Kesehatan